Optical Time-Domain Reflectometer atau biasa disingkat menjadi OTDR, merupakan suatu peralatan optoelektronik yang digunakan untuk mengukur parameter-parameter seperti pelemahan (attenuation), panjang, kehilangan pencerai dan penyambung, dalam sistem telekomunikasiserat optik. OTDR pada dasarnya terdiri dari satu sumber optik dan satu penerima (receiver), modul akuisisi data, CPU, media penyimpanan data, dan layar monitor.
Prinsip pengukuran OTDR
Prinsip pengukuran OTDR adalah berdasarkan radar optik, dengan menghantarkan denyutan sumber optik (biasanya laser) ke dalam satu masukan serat optik yang sedang diuji dan mengukur waktu yang diperlukan untuk dipantul balik pada penerima[1].
Dengan mengetahui indeks biasan (Index of Refraction, IoR) serat optik dan waktu pantulan balik yang diperlukan, OTDR dapat menghitung jarak yang dilalui oleh pantulan denyutan cahaya tadi. Selanjutnya OTDR dapat juga menentukan kuat pantulan denyutan cahaya dan memberi paparan hasil pelemahan melawan jarak serat optik yang diuji[2].
Hasil perhitungan OTDR diberikan dari persamaan berikut:
Hasil pengukuran dari OTDR biasanya ditampilkan dalam representatif bentuk grafik pada layar monitornya, dari pengukuran dengan OTDR didapatkan perwakilan ciri-ciri isyarat pemantulan balik bagi suatu serat optik melalui panjangnya dalam bentuk grafik. Sifat-sifat jaringan serat optik ditentukan dengan menganalisa amplitudo dan ciri-ciri temporari dalam bentuk gelombang cahaya penyebaran balik. OTDR memplot ciri-ciri ini dalam bentuk grafik pada hasil skrin paparannya, dimana untuk jarak ditunjukkan oleh sumbu-x dan sedangkan isyarat pemantulan balik ditunjukkan pada sumbu-y dalam unit dB. Selanjutnya informasi seperti pelemahan serat optik, kehilangan pencerai, kehilangan penyambung dan lokasi kecacatan dapat ditentukan dari hasil paparan ini.
Pemantulan Fresnel dan Penyebaran Balik Rayleigh
Pengukuran fenomena cahaya dalam serat optik dikelompokan atas 2 bahagian, yaitu:
Penyebaran Balik Rayleigh (Rayleigh back-scatter, RBS)
Pemantulan Fresnel berlaku apabila cahaya memasuki medium-medium bahan yang mempunyai IoR yang berbeda, fenomena ini dapat diperhatikan pada tampilan grafik ujung serat optik. Pemantulan Fresnel juga berlaku pada retakan, bengkokan dan sambungan fisik yang terjadi pada sepanjang saluran kabel transmisi serat optik. Sedangkan RBS terjadi disebabkan oleh pelemahan serat optik akibat pengaruh adanya benda luar, dan pengaruh dari perubahan keadaan bahan serat optik.
Setelah tiga tahun produksi, MSV Pictures siap meluncurkan film perdana mereka berjudul 'Battle of Surabaya'. Film ini merupakan film animasi 2D dengan tema sejarah bangsa Indonesia.
Dalam masa penggarapannya bersama sutradara Aryanto Yuniawan, trailer “Battle of Surabaya” juga telah meraih berbagai penghargaan seperti People’s Choice Award IMTF (International Movie Trailer Festival) 2014, Digital Animation INAICTA (Indonesia Information and Communication Technology Award) 2012, dan Nominee Best Foreign Animation Award 15th Annual Golden Trailer Award 2014.
“Battle of Surabaya” kabarnya menjadi film pertama Indonesia yang dilirik oleh production house internasional sekelas Walt Disney Pictures. Menurut penuturan penulis dan sutradara Aryanto Yuniawan, nantinya film “Battle of Surabaya” akan didukung dari segi teknis dan mendapat bantuan distribusi film di seluruh jaringan Disney di dunia. Opsi tersebut yang akhirnya dipilih oleh MSV Pictures sebagai bentuk kerjasama dengan Disney.
"Jadi awalnya Disney ikut memberi masukan, memberi saran, dan kemudian mereka menawarkan tiga pilihan. Yang pertama, film ini akan dibeli putus oleh Disney, jadi film ini akan jadi punya Disney. Kemudian yang kedua, Disney siap mendistribusikan film ini atas nama mereka, jadi akan ada label Disney nantinya. Dan ketiga, Disney akan support dalam hal teknis untuk membuat film yang bagus, juga mereka akan memperluas jaringan untuk film Battle of Surabaya ke jaringan-jaringan Disney (atau partner-nya) di seluruh dunia," jelas Ary dalam keterangan yang diterima detikHOT, Selasa (4/8).
'Battle of Surabaya' diadaptasi dari peristiwa 10 November 1945 di Surabaya. Musa, seorang remaja penyemir sepatu yang kemudian membawa misi sebagai kurir surat-surat rahasia untuk para tentara dan milisi pejuang Indonesia. Selain surat rahasia Musa juga mengantar surat-surat pribadi para pejuang untuk keluarganya. Bersama sahabatnya Yumna dan Danu, Musa mengalami petualangan hebat hingga banyak kehilangan orang-orang yang dicintainya.
Ian Saebani, Reza Rahadian, Maudy Ayunda, Jason Williams, Tanaka Hidetoshi, Alejandro Esteban, Sana Hamada, dan Vanhoebrouck Patrick Bernard adalah nama-nama yang menjadi pengisi suara untuk para tokoh di film. 'Battle of Surabaya' akan rilis di bioskop 20 Agustus mendatang.
Jakarta - Tender pembangunan serat optik Palapa Ring yang nilai proyeknya berkisar Rp 3 triliun, diakui punya cukup banyak peminat. Hal itu terlihat dari banyaknya perusahaan yang mengambil dokumen.
Menurut Menkominfo Rudiantara, animo proyek ini lumayan meningkat sejak ia mengganti aturan mainnya. Proyek yang tadinya mau digarap secara konsorsium ini kemudian juga direstrukturisasi kembali menggunakan skema public private partnership atau kerjasama pemerintah swasta.
"Sebelumnya, syaratnya cuma penyelenggara jaringan tertutup, SKKL (sistem komunikasi kabel laut), akhirnya saya cabut jadi jaringan terbuka, karena ini tidak hanya kabel laut saja, tapi juga untuk cover inland(daratan)," ujarnya di Jakarta.
Palapa Ring kembali dibuka setelah 10 tahun mandek karena pemerintah punya target, seluruh ibukota kabupaten sudah harus kebagian layanan broadband paling lambat di tahun 2018.
"Tahapan prakualifikasi proyek ini sampai 31 Juli 2015. Setahu saya ada 7 atau 8 perusahaan yang sudah ambil dokumen. Selain Telkom, ada juga Indosat dan beberapa pemain jaringan tertutup," lanjut menteri.
Diungkapkannya, dalam pembangunan serat optik tersebut akan melalui jalur darat dan laut dengan paket pengerjaan di Indonesia bagian barat dan timur. Konsepnya, pemenang tender harus memberikan efisiensi, kualitas layanan bagus, dan sedikit biaya subsidi yang dikeluarkan pemerintah untuk membayar layanan.
"Soalnya ini Build, Operate, Own (BOO), kita bayar layanannya. Kalau dinominalkan sekitar Rp 3 triliun,” papar menteri yang akrab disapa Chief RA ini.
Rudiantara pun menegaskan, pemerintah tak akan mensubsidi serat optik milik Telkom yang sudah ada walau sebagian rute yang dibangun beririsan dengan proyek Palapa Ring yang telah lama digagas.
“Tidak dong, itu kan Telkom bangun. Kalau yang punya pemerintah tahun depan mulai dibangun, setelah prakualifikasi kan ada tahapan tender berikutnya,” katanya.
Diungkapkannya, dalam rancangan redesain penggunaan dana Universal Service Obligation (USO) terbaru, pemerintah menginginkan dana yang dikembalikan ke masyarakat lebih besar agar bisa menyediakan layanan seperti Palapa Ring untuk membuat harga akses internet terjangkau.
“Sekarang dana USO dikembalikan ke industri sekitar Rp 2 triliun, saya mau dalam lima tahun ke depan itu bisa sekitar Rp 8 triliun hingga Rp 10 triliun per tahun,” pungkasnya.
Sebelumnya, tender konstruksi Palapa Ring ditargetkan terlaksana pada Juni-Juli 2014, tender operasional pada 2015, dan rampung pada 2016.
Tender pembangunan untuk mencari pemenang pembangunan serat optik sepanjang 8.395 kilometer, sedangkan tender kedua untuk menentukan operator pasca terselesaikannya serat optik tersebut.
Telkom sendiri telah membangun sebagian rute dari Palapa Ring dan baru saja menyelesaikan pembangunan kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS).
Tahun ini pembangunan backbone sepanjang 75.000 kilometer di seluruh wilayah Nusantara milik Telkom rampung dan akan dilanjutkan ke berbagai negara. Investasi di dalam negeri bakal mencapai Rp 3,6 triliun, sedang ekspansi ke luar negeri menelan dana investasi USD 240 juta.
New Delhi - Netizen India banyak yang terkejut ketika pemerintah memblokir akses terhadap ratusan website berbau porno. Perdebatan pun terjadi tentang sensor tersebut, ada yang pro banyak pula yang kontra.
Dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (8/4/2015), pemerintah telah meminta penyedia layanan internet di India untuk memblokir 857 website porno. Pemblokiran website sampai ratusan itu adalah sensor internet skala terbesar di India sejauh ini.
"Akses terbuka dan bebas pada website porno sekarang akan dicek kembali. Kami tak ingin website semacam itu menjadi gangguan sosial," ucap N.N Kaul, juru bicara Departemen Telekomunikasi India.
Bulan lalu, pengadilan India sempat menolak sebuah petisi yang mengatakan kalau pornografi internet memicu kejahatan seks, sehingga perlu diblokir. Pengadilan mengatakan, akses pornografi adalah bebas sepanjang dilakukan secara privat.
Tapi pengadilan meminta pendapat pada kementerian terkait. Hasilnya, pemerintah mempunyai pandangan sendiri dan akhirnya memutuskan memblokir sebagian website mesum dengan alasan menjaga moralitas.
Saat ini, beberapa website porno sudah tak dapat diakses di India. Beberapa netizen pun menyuarakan protes terhadap pemblokiran ini.
"Larangan pornografi adalah anti kebebasan dan tidak praktis. Jangan mengatur kehidupan pribadi orang lain," tulis novelis terkenal setempat, Chetan Bhagat di Twitter.
India memiliki jumlah pengguna internet terbesar di dunia setelah China. Akses media sosial dan penggunaan smartphone pun meningkat pesat.
Di 2011, pemerintah India pernah meminta perusahaan selular menyaring konten yang dinilai tidak baik. Setahun kemudian, mereka juga pernah meminta lusinan akun Twitter diblokir karena dianggap menyebarkan rumor tidak benar. Tapi belum pernah ada pemblokiran dalam skala sebesar sekarang.
Pihak yang pro pemblokiran porno mengemukakan alasan klasik, yakni melindungi anak muda. Apalagi konsumsi porno termasuk tinggi di India dan sering terjadi kejahatan seks di sana.
South Garut located in West Java is not only famous for dodolnya just know! This area also save a lot of beauty that has not been widely explored including pyramid-shaped mountain Sadahurip perfect. In addition, one of the world's legendary actor, Charlie Chaplin, was also never set foot here!
Let us refer to 7 facts you need to know about this Garut city: 1. Charlie Chaplin pay a visit in Garut!
As published in Kompas.com, Charlie Chaplin was never stopped in Garut, West Java, many years ago when he was ill and was admitted to a sanatorium in Garut. On the first visit, Chaplin accompanied by Oscar-winning Canadian actress Mary Pickford. While on the second visit, he was accompanied by his wife, Paulette Goddard, female protagonist in the film Modern Times and The Great Dictator 2. Gambar:infogarut Still according to Compass, Story Chaplin visit to Garut it is hereditary life and embedded in the minds of the citizens of Garut. Among others declined to Franz Limiart (47), a resident of Garut active as an observer of history and creative economic actors Garut. It gets the story of the late father, Liem Boen San (1923- 1993). When Chaplin came for the second time in 1935 in Garut, Liem Boen San aged 12 years. Liem, as told by Franz Limiart, saw a great stir in Garut year. Garanya are comedians visit a mustache "Hitler", that is Charlie Chaplin. Liem Boen San minor, such as spoken Franz, so curious when many people gathered in Garut Kota Station, 100 meters from his home. Some people he met, indigenous or European, discuss Charlie Chaplin. Hot afternoon did not dampen the boisterous citizens from all walks of life stood in front of Garut Kota Station to see Chaplin down in Garut Station Cibatu Station. Silent film comedian was completely show his face without makeup in Garut Kota Station. His face was not decorated with whiskers plot. He was not wearing a coat narrow and baggy pants. Flagship black top hat he did not take it. That afternoon, he was in a suit and tie neatly with headgear similar to that commonly used plantation foreman. 2. If the Bandung dubbed "Paris Van Java", then Garut is "Switzerland van Java". Garut, Swiss Van Java. Ilustrasi: postinganblogger.blogspot.com According to I Love Garut, nicknamed 'Garut Switzerland van Java' or Switzerland of the popular Java began around the beginning of the 20th century. At that time, Garut known as the most attractive tourist destination in the world. Many people came to Garut great for a vacation. Established luxury hotels, tourist spots are managed and developed. Books petunjung (guide) printed with luxury trips and traveling agents actively promote their business. In front of the station Garut, also established "Tourist Bureau" to serve the travelers. Garut also has a panoramic natural beauty no less admirable. Sprawling mountain views in Garut. The air was cool, and the beautiful atmosphere of the city adds to the convenience of this town. Arrowroot scenic, portrayed in the Encyclopedie van Nederlands-Indie (Encyclopedia Dutch East Indies) published in 1917, "... .Garut is one of the most beautiful places in Java with a comfortable climate (700m height) with a very beautiful environment, a highly preferred cruise Batavia are a lot of people come in the dry season .... " 3. In Garut, lies Mount Sadahurip shaped like pyramids. Gambar: sains.me Mount Sadaruhip attract public attention and archaeologists because of its shape resembles a pyramid, there is even a suspicion that behind this mountain there is a pyramid that is older than the pyramids found in Egypt. 4. Garut is one of four places in Indonesia where you can enjoy the beautiful flowers Edelweis. gunung-papandayan.blogspot.com
The Mountaineers certainly familiar with edelweiss "should be held, plucked do". In Garut, tourists can enjoy the beautiful edelweiss on the volcano, precisely in Tegal Alun Yag a meadow edelweiss widest in Papandayan with an area of nearly 80 acres.
In addition to the volcano, edelweiss can only be found in three other places in Indonesia, Gunung Rinjani, Mount Gede and Mount Pangrango.
5. Sheep is the best local sheep species in Indonesia. Image Domba Garut
Sheep are very special because penampakannnya more handsome than the other sheep. According to I Love Garut, Garut sheep is a mix of local sheep mating with sheep types capstaad of South Africa and merino sheep from Autralia. Of the three types of sheep that the birth of new varieties which then called Sheep.
His appearance - in Sundanese called tagog - so gallant and courageous, but remain calm and dignified. Sheep do not be surprised if more widely used for hobbies or rams, rather than becoming a regular domesticated cattle. Garut sheep prices could reach hundreds of millions of dollars.
6. In Garut there are 10 beautiful beaches that must be visited! Pantai Karang Papak, gambar: riparhand.blogspot.com
Because of its location directly adjacent to the Indian Ocean, Garut has 10 beautiful beaches that Cijeruk Beach Beautiful, Coast Coral Paranje, dear Heulang Beach, Coastal Santolo, Papak Karang Beach, Coastal Mountains Geder, Manalusu Beach, Coastal Cicalobak, Puncak Guha, and Turkish Rancabuaya , Many huh? :)
7. romantic Sampireun Village Resort, located in Garut!
In Kampung Sampireun, senses brought enjoy an unforgettable experience on the lake which is at an altitude of 1000 meters above sea level. Although initially you have to spend 6 hours from Jakarta to achieve it, choosing Sampireun Village is a decision you will not regret. Pasangan yang menikah di Kampung Sampireun. Once arrived in the village Sampireun, you will find a beautiful atmosphere soothing, cool, and is ideal for couples on honeymoon. Nikmati pengalaman yang takkan tergantikan di Kampung Sampireun.
In Kampung Sampireun, you can choose from 22 bungalow that stands on the lake. Clean lake is inhabited by carp, with lush trees around it. Menjelang senja di Kampung Sampireun
Now, if you want to have a plan of streets and had never been to Garut, please stop by the Kampung Sampireun! Not only suitable for honeymoon couples, but for all who want to feel the magical holiday close to nature and intimate with your partner. :)
Melihat gambarnya saja sudah terdengar suara angin dan gemericik air yang meneduhkan.
Garut yang terletak di Selatan Jawa Barat ini tidak hanya terkenal karena dodolnya saja lho! Daerah ini juga menyimpan banyak keindahan yang belum banyak dieksplorasi termasuk Gunung Sadahurip yang berbentuk piramida sempurna. Selain itu, salah satu aktor legendaris dunia, Charlie Chaplin, ternyata juga pernah menginjakkan kakinya di sini!
Yuk kita simak 7 fakta yang perlu diketahui tentang kota Garut ini:
1. Charlie Chaplin pernah singgah di Garut!
Seperti dimuat di Kompas.com, Charlie Chaplin ternyata pernah singgah di Garut, Jawa Barat bertahun-tahun lalu saat dirinya sakit dan dirawat di sanatorium yang ada di Garut. Pada kunjungan pertama, Chaplin ditemani aktris Kanada pemenang Oscar, Mary Pickford. Sementara pada kunjungan kedua, dia ditemani sang istri, Paulette Goddard, pemeran utama perempuan dalam film Modern Times dan The Great Dictator 2.
Gambar:infogarut
Masih menurut Kompas, Kisah kunjungan Chaplin ke Garut itu secara turun-menurun hidup dan tertanam di benak warga Garut. Antara lain menurun kepada Franz Limiart (47), warga Garut yang aktif sebagai pemerhati sejarah dan pelaku ekonomi kreatif Garut. Ia mendapat cerita dari mendiang sang ayah, Liem Boen San (1923- 1993). Ketika Chaplin datang untuk kedua kalinya pada 1935 di Garut, Liem Boen San berusia 12 tahun. Liem, seperti dituturkan Franz Limiart, melihat kehebohan besar di Garut tahun itu. Gara-garanya adalah kunjungan komedian berkumis ”Hitler”, yaitu Charlie Chaplin.
Liem Boen San kecil, seperti dituturkan Franz, begitu penasaran saat banyak orang berkumpul di Stasiun Garut Kota, berjarak 100 meter dari rumahnya. Beberapa orang yang ditemuinya, pribumi atau Eropa, membicarakan Charlie Chaplin. Siang yang panas tidak menyurutkan riuh rendah warga dari berbagai kalangan berdiri di muka Stasiun Garut Kota untuk melihat Chaplin turun di Stasiun Garut dari Stasiun Cibatu.
Komedian film bisu itu benar-benar menampakkan batang hidungnya tanpa riasan di Stasiun Garut Kota. Wajahnya tidak berhiaskan kumis petak. Ia tidak memakai jas sempit dan celana kedodoran. Topi tinggi warna hitam andalannya pun tidak ia bawa. Siang itu, ia berjas dan berdasi rapi dengan penutup kepala mirip yang lazim digunakan mandor perkebunan.
2. Jika Bandung dijuluki “Paris Van Java”, maka Garut adalah “Switzerland van Java”.
Garut, Swiss Van Java.
Ilustrasi: postinganblogger.blogspot.com
Menurut I Love Garut, julukan ‘Garut Swiss van Java’ atau Swissnya Jawa mulai popular sekitar awal abad ke-20. Saat itu, Garut dikenal sebagai tujuan wisata yang paling menarik di dunia. Banyak orang besar datang ke Garut untuk berlibur. Hotel-hotel mewah didirikan, tempat-tempat wisata dikelola dan dikembangkan dengan baik. Buku-buku petunjung (guide) perjalanan dicetak dengan mewah dan agen-agen traveling giat mempromosikan usahanya.
Di depan stasiun Garut, juga didirikan “Tourist Bureau” untuk melayani para pelancong. Garut juga memiliki panorama alam yang keindahannya tak kalah mengagumkan. Pemandangan pegunungan terhampar luas di Garut. Udaranya sejuk, serta suasana kota yang asri semakin menambah kenyamanan Kota ini.
Garut yang permai, digambarkan dalam Encyclopedie van Nederlands-Indie (Ensiklopedia Hindia-Belanda) terbitan tahun 1917, “….Garut adalah salah satu tempat terindah di Jawa dengan iklim nyaman (tinggi 700m) dengan lingkungan yang sangat indah, tempat pesiar yang sangat disukai orang Batavia yang banyak datang di musim kemarau….”
3. Di Garut, terletak Gunung Sadahurip yang berbentuk seperti Piramida.
Gambar: sains.me
Gunung Sadaruhip menarik perhatian masyarakat dan arkeolog karena bentuknya yang menyerupai piramida, bahkan ada dugaan kalau dibalik gunung ini ada piramida yang lebih tua dari piramida yang terdapat di Mesir.
4. Garut adalah 1 dari 4 tempat di Indonesia dimana anda bisa menikmati indahnya bunga Edelweis.
Ilustrasi gunung-papandayan.blogspot.com
Para pendaki gunung pasti akrab dengan edelweis yang “dipegang boleh, dipetik jangan”. Di Garut, wisatawan bisa menikmati indahnya edelweis di Gunung Papandayan, tepatnya di Tegal Alun yag merupakan padang edelweis yang terluas di Papandayan dengan luas hampir 80 hektar.
Selain Gunung Papandayan, edelweis hanya bisa anda temukan di 3 tempat lainnya di Indonesia, yaitu Gunung Rinjani, Gunung Gede dan Gunung Pangrango.
5. Domba Garut adalah spesies domba lokal terbaik di Indonesia.
Domba Garut sangat istimewa karena penampakannnya yang lebih gagah dibanding domba lainnya. Menurut I Love Garut, Domba Garut merupakan campuran perkawinan dari domba lokal dengan domba jenis capstaad dari Afrika Selatan dan domba merino dari Autralia. Dari ketiga jenis domba itulah maka lahir varietas baru yang kemudian disebut Domba Garut.
Penampilannya – dalam bahasa Sunda disebut tagog – begitu gagah dan penuh keberanian, namun tetap kalem dan berwibawa. Tidak heran jika Domba Garut lebih banyak dimanfaatkan untuk hobi atau domba adu, dari pada menjadi ternak peliharaan biasa. Harga domba Garut bisa mencapai ratusan juta rupiah.
6. Di Garut ada 10 pantai indah yang wajib dikunjungi!
Pantai Karang Papak, gambar: riparhand.blogspot.com
Karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, Garut memiliki 10 pantai indah yaitu Pantai Cijeruk Indah, Pantai Karang Paranje, Pantai Sayang Heulang, Pantai Santolo, Pantai Karang Papak, Pantai Gunung Geder, Pantai Manalusu , Pantai Cicalobak, Puncak Guha, dan Pantai Rancabuaya. Banyak ya?
7. Resort romantis Kampung Sampireun, terletak di Garut!
Di Kampung Sampireun, panca indera dibawa menikmati pengalaman tak terlupakan di atas danau yang berada pada ketinggian 1000 mdpl. Meskipun awalnya anda harus menghabiskan waktu 6 jam dari Jakarta untuk mencapainya, memilih Kampung Sampireun adalah keputusan yang tak akan anda sesali.
Pasangan yang menikah di Kampung Sampireun.
Begitu tiba di Kampung Sampireun, anda akan menemukan suasana asri yang menenangkan, sejuk, dan sangat ideal untuk pasangan yang sedang bulan madu.
Nikmati pengalaman yang takkan tergantikan di Kampung Sampireun.
Di Kampung Sampireun, anda bisa memilih 22 bungalow yang berdiri di atas danau. Danau bersih ini dihuni oleh ikan mas, dengan pepohonan yang rimbun di sekelilingnya.
Menjelang senja di Kampung Sampireun
Nah, kalau anda ingin punya rencana jalan-jalan dan belum pernah ke Garut, silakan mampir ke Kampung Sampireun! Tidak cuma cocok bagi pasangan yang bulan madu, tapi untuk semua yang ingin merasakan magisnya liburan yang dekat dengan alam dan intim dengan partner anda.
Melihat gambarnya saja sudah terdengar suara angin dan gemericik air yang meneduhkan.
Ohya, ini juga sangat penting! Bagi anda yang belum menjadi member 8Share Indonesia, daftar di sini http://www.8share.com/id (dan dapatkan uang tunai seperti yang sudah didapatkan lebih dari 90 ribu member kami). Dijamin seru!
Jakarta - Bisa jadi pengembangan Xperia Z5 yang digadang-gadang sebagai penerus Xperia Z3+ atau Xperia Z4 sudah dalam tahap akhir. Buktinya penampakan calon ponsel andalan Sony itu sudah mulai beredar di internet. Seperti apa?
Sekilas bentuknya tampak tak jauh berbeda dengan Xperia Z4. Hanya saja mungkin karena masih prototipe, balutan warnanya yang cuma hitam dof. Akibatnya, Xperia Z5 jadi tak kelihatan elegan layaknya ponsel kelas atas. Pun demikian, sepertinya versi finalnya nanti bakal menyodorkan pilihan warna-warna yang lebih berkelas layaknya Xperia Z4.
Xperia Z5 bukan satu-satunya kejutan yang hadir kali ini, di sisi lain penampakannya juga terlihat ponsel mirip Xperia Z5 namun dengan ukuran yang lebih kecil. Rumor menyebut ponsel ini adalah Xperia Z5 Compact, warna yang diusungnya juga sama yakni hitam dof. Kedua ponsel kelihatannya memang masih dalam tahap finalisasi.
Tak cuma itu, hal menarik lainnya yang terungkap dari penampakan Xperia Z5 adalah kepastian dibenamkannya pemindai sidik jari. Hal itu kelihatan di layar Xperia Z5 yang tampilannya menunjukkan bahwa fitur keamanan berbasis biometrik itu baru saja dijajal.
Tapi belum ketahuan dimana posisi pemindai siik jarinya berada, dibenamkan bersamaan dengan home button seperti iPhone atau diletakkan di bagian belakang.
Soal spesifikasi, bila merujuk dari isu yang sebelumnya beredar dikatakan Xperia Z5 akan memiliki jeroan yang sama persis dengan Xperia Z4, mulai dari penggunaan prosesor Snapdragon 810, RAM 3 GB, dan kamera 20,7 MP. Perbedaan signifikan terletak di bagian layarnya yang sedikit melebar jadi 5,5 inch dan kamera depan yang kabarnya jadi 8 MP.
Xperia Z5 juga disebut hanya menyodorkan satu pilihan kapasitas memori internal, yakni sebesar 32 GB.
Waktu peluncuran ponsel ini juga sudah sempat dibeberkan sendiri oleh Sony, meski tak terang-terangan menyebut peluncuran Xperia Z5. Pastinya sebuah acara bakal digelar oleh Sony pada 2 September nanti, yang juga diprediksi bakal digelar bersamaan dengan ajang IFA 2015 di Berlin, Jerman.